Inhouse Training Enterprise Risk Management (ERM) Berbasis ISO 31000 untuk BUMN dan Perusahaan Swasta
Inhouse Training Enterprise Risk Management (ERM) berbasis ISO 31000 untuk BUMN dan perusahaan swasta guna meningkatkan tata kelola dan pengelolaan risiko organisasi.
Rp5.500.000
Perjalanan & Kepercayaan Klien
Apa Kata Mereka
KELAS LAINNYA
Deskripsi
Di era bisnis yang penuh ketidakpastian, organisasi menghadapi berbagai risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan strategis, operasional, finansial, hukum, hingga reputasi perusahaan. Perubahan regulasi, perkembangan teknologi, ancaman siber, fluktuasi ekonomi global, hingga risiko operasional menjadi tantangan yang harus diantisipasi secara sistematis.
BUMN maupun perusahaan swasta tidak lagi cukup hanya mengelola risiko secara parsial pada masing-masing unit kerja. Organisasi membutuhkan pendekatan yang terintegrasi agar seluruh risiko dapat diidentifikasi, dianalisis, dimonitor, dan dikendalikan secara menyeluruh. Pendekatan tersebut dikenal sebagai Enterprise Risk Management (ERM).
ERM merupakan kerangka kerja yang memungkinkan organisasi mengelola risiko secara terpadu di seluruh lini bisnis. Salah satu standar internasional yang paling banyak digunakan dalam implementasi ERM adalah ISO 31000 Risk Management Guidelines. Standar ini memberikan prinsip, kerangka kerja, dan proses yang dapat diterapkan pada berbagai jenis organisasi.
Melalui Inhouse Training Enterprise Risk Management (ERM) Berbasis ISO 31000 untuk BUMN dan Perusahaan Swasta, peserta akan memahami bagaimana membangun sistem manajemen risiko yang efektif untuk mendukung tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan ketahanan bisnis, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih berkualitas.
─────────────────────────────
Mengenal Enterprise Risk Management (ERM)
Enterprise Risk Management (ERM) adalah pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi, menilai, mengelola, dan memantau risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi.
Berbeda dengan manajemen risiko tradisional yang dilakukan secara terpisah di masing-masing divisi, ERM mengintegrasikan seluruh risiko ke dalam satu kerangka kerja yang menyeluruh.
Tujuan utama ERM meliputi:
- Melindungi nilai organisasi.
- Mendukung pencapaian sasaran strategis.
- Mengoptimalkan pengambilan keputusan.
- Meningkatkan ketahanan bisnis.
- Meminimalkan kerugian akibat risiko.
- Meningkatkan kepercayaan stakeholder.
ERM menjadi bagian penting dalam tata kelola perusahaan modern karena membantu organisasi menghadapi ketidakpastian dengan lebih terstruktur.
─────────────────────────────
Pentingnya ERM bagi BUMN dan Perusahaan Swasta
Dalam lingkungan bisnis yang dinamis, risiko dapat muncul dari berbagai sumber.
Beberapa alasan pentingnya implementasi ERM antara lain:
Meningkatkan Kualitas Pengambilan Keputusan
Keputusan bisnis yang baik harus mempertimbangkan peluang dan risiko secara seimbang.
Meningkatkan Ketahanan Organisasi
ERM membantu organisasi menghadapi gangguan operasional dan perubahan lingkungan bisnis.
Memperkuat Tata Kelola Perusahaan
Penerapan ERM mendukung prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Memenuhi Kepatuhan Regulasi
Banyak regulator mensyaratkan penerapan manajemen risiko yang memadai.
Melindungi Reputasi Perusahaan
Risiko yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan dampak reputasi yang serius.
─────────────────────────────
Memahami ISO 31000 sebagai Standar Manajemen Risiko
ISO 31000 adalah standar internasional yang memberikan panduan dalam pengelolaan risiko.
Standar ini dirancang agar dapat diterapkan pada:
- BUMN
- Perusahaan swasta
- Instansi pemerintah
- Organisasi nirlaba
- Industri manufaktur
- Perusahaan jasa
- Sektor energi
- Infrastruktur
ISO 31000 menekankan bahwa manajemen risiko harus menjadi bagian integral dari seluruh proses bisnis.
Prinsip ISO 31000
Beberapa prinsip utama ISO 31000 meliputi:
- Terintegrasi dengan organisasi.
- Terstruktur dan komprehensif.
- Disesuaikan dengan konteks organisasi.
- Inklusif dan melibatkan stakeholder.
- Dinamis terhadap perubahan.
- Berbasis informasi terbaik.
- Mendukung perbaikan berkelanjutan.
─────────────────────────────
Hubungan ERM dengan Good Corporate Governance (GCG)
Good Corporate Governance dan Enterprise Risk Management memiliki keterkaitan yang sangat erat.
Tata kelola perusahaan yang baik membutuhkan pengelolaan risiko yang efektif.
Berikut hubungan keduanya:
| Prinsip GCG | Peran ERM |
|---|---|
| Transparansi | Meningkatkan keterbukaan risiko |
| Akuntabilitas | Memastikan tanggung jawab pengelolaan risiko |
| Responsibilitas | Mendukung kepatuhan regulasi |
| Independensi | Mengurangi konflik kepentingan |
| Kewajaran | Mendukung pengambilan keputusan objektif |
Melalui ERM, perusahaan dapat meningkatkan kualitas tata kelola dan kepercayaan pemangku kepentingan.
─────────────────────────────
Jenis Risiko dalam Enterprise Risk Management
Dalam implementasi ERM, organisasi perlu mengidentifikasi berbagai jenis risiko.
Risiko Strategis
Risiko yang memengaruhi pencapaian tujuan jangka panjang perusahaan.
Contoh:
- Perubahan pasar.
- Persaingan bisnis.
- Disrupsi teknologi.
Risiko Operasional
Risiko yang berasal dari proses internal organisasi.
Contoh:
- Kesalahan prosedur.
- Gangguan sistem.
- Human error.
Risiko Keuangan
Risiko yang berkaitan dengan kondisi keuangan perusahaan.
Contoh:
- Fluktuasi nilai tukar.
- Risiko kredit.
- Risiko likuiditas.
Risiko Kepatuhan
Risiko akibat ketidakpatuhan terhadap peraturan.
Contoh:
- Pelanggaran regulasi.
- Sanksi administratif.
- Denda hukum.
Risiko Reputasi
Risiko yang memengaruhi citra organisasi.
Contoh:
- Keluhan pelanggan.
- Kegagalan layanan.
- Pemberitaan negatif.
─────────────────────────────
Kerangka Kerja ERM Berdasarkan ISO 31000
Kerangka kerja ISO 31000 terdiri dari beberapa komponen utama.
Kepemimpinan dan Komitmen
Manajemen puncak harus memberikan dukungan penuh terhadap implementasi ERM.
Integrasi
Manajemen risiko harus menjadi bagian dari seluruh proses organisasi.
Perancangan
Menyusun kebijakan, struktur, dan mekanisme manajemen risiko.
Implementasi
Menerapkan proses manajemen risiko dalam aktivitas organisasi.
Evaluasi
Mengukur efektivitas implementasi ERM.
Perbaikan Berkelanjutan
Melakukan peningkatan secara terus-menerus.
─────────────────────────────
Proses Enterprise Risk Management
ISO 31000 menjelaskan proses manajemen risiko sebagai berikut:
Menetapkan Konteks
Menentukan tujuan dan lingkungan organisasi.
Identifikasi Risiko
Mengidentifikasi risiko yang berpotensi memengaruhi pencapaian tujuan.
Metode yang sering digunakan:
- Brainstorming
- Workshop Risiko
- Checklist
- Analisis Dokumen
- Wawancara
Analisis Risiko
Menilai kemungkinan dan dampak risiko.
Evaluasi Risiko
Menentukan prioritas risiko.
Perlakuan Risiko
Strategi penanganan risiko:
- Avoid
- Reduce
- Transfer
- Accept
Monitoring dan Review
Memastikan efektivitas pengendalian risiko.
─────────────────────────────
Penyusunan Risk Register dalam ERM
Risk Register merupakan dokumen utama dalam penerapan ERM.
Isi Risk Register umumnya meliputi:
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Risiko | Deskripsi risiko |
| Penyebab | Faktor penyebab |
| Dampak | Konsekuensi risiko |
| Probabilitas | Tingkat kemungkinan |
| Risk Owner | Penanggung jawab |
| Mitigasi | Rencana pengendalian |
| Status | Monitoring risiko |
Risk Register membantu organisasi melakukan pemantauan risiko secara sistematis.
─────────────────────────────
Peran ERM dalam Pengambilan Keputusan Strategis
Keputusan strategis yang baik tidak hanya mempertimbangkan peluang, tetapi juga risiko.
Dengan ERM, manajemen dapat:
- Memahami risiko utama organisasi.
- Menentukan prioritas investasi.
- Mengalokasikan sumber daya secara optimal.
- Mengembangkan strategi mitigasi.
- Mengurangi ketidakpastian bisnis.
ERM menjadikan proses pengambilan keputusan lebih objektif dan berbasis data.
─────────────────────────────
Studi Kasus Implementasi ERM pada BUMN
Sebuah perusahaan BUMN sektor infrastruktur menghadapi berbagai risiko proyek seperti keterlambatan konstruksi, perubahan harga material, dan risiko kontrak.
Sebelum implementasi ERM:
- Risiko tidak terdokumentasi dengan baik.
- Monitoring risiko belum konsisten.
- Pelaporan risiko tidak terintegrasi.
Setelah penerapan ERM berbasis ISO 31000:
| Indikator | Sebelum | Sesudah |
|---|---|---|
| Risiko Terdokumentasi | 40% | 100% |
| Pelaporan Risiko | Manual | Terintegrasi |
| Keterlambatan Proyek | Tinggi | Menurun |
| Efektivitas Mitigasi | Rendah | Meningkat |
Implementasi ERM membantu organisasi meningkatkan pengendalian dan efektivitas pelaksanaan proyek.
─────────────────────────────
ERM dalam Transformasi Digital Perusahaan
Transformasi digital menghadirkan peluang sekaligus risiko baru.
Risiko yang perlu diperhatikan meliputi:
- Cybersecurity
- Data Breach
- Kegagalan Sistem
- Risiko Vendor Teknologi
- Kepatuhan Data
ERM membantu perusahaan mengelola risiko digital secara proaktif sehingga transformasi digital dapat berjalan lebih aman dan efektif.
─────────────────────────────
Hubungan ERM dengan Risk Management in Engineering
Bagi organisasi yang bergerak di sektor konstruksi, manufaktur, energi, pertambangan, maupun infrastruktur, penerapan ERM perlu didukung oleh pemahaman mendalam mengenai risiko teknis dan operasional.
Oleh karena itu, perusahaan juga perlu memahami konsep dalam Pelatihan Risk Management in Engineering (ISO 31000, ISO 31010) sebagai fondasi penerapan manajemen risiko pada proyek dan kegiatan engineering yang terintegrasi dengan ERM perusahaan.
─────────────────────────────
Regulasi dan Referensi Terkait Manajemen Risiko
BUMN dan perusahaan swasta perlu memperhatikan berbagai kebijakan dan regulasi yang berkaitan dengan tata kelola dan manajemen risiko.
Informasi mengenai tata kelola BUMN dapat diakses melalui:
Kementerian BUMN Republik Indonesia
Informasi terkait pengawasan sektor jasa keuangan dan manajemen risiko juga dapat diperoleh melalui:
Referensi tersebut dapat menjadi acuan dalam memperkuat implementasi manajemen risiko organisasi.
─────────────────────────────
Materi Inhouse Training Enterprise Risk Management (ERM)
Materi pelatihan umumnya mencakup:
Fundamental Enterprise Risk Management
- Konsep ERM
- Prinsip ISO 31000
- Governance Risiko
Risk Identification
- Teknik identifikasi risiko
- Penyusunan risk universe
- Risk mapping
Risk Assessment
- Analisis risiko
- Risk matrix
- Penentuan prioritas risiko
Risk Treatment
- Strategi mitigasi
- Pengendalian internal
- Action plan
Risk Register
- Penyusunan risk register
- Monitoring risiko
- Pelaporan risiko
Workshop dan Studi Kasus
- Simulasi identifikasi risiko
- Penyusunan mitigasi
- Presentasi hasil analisis risiko
─────────────────────────────
Kompetensi yang Diperoleh Peserta
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep ERM berbasis ISO 31000.
- Menyusun kebijakan manajemen risiko.
- Melakukan identifikasi dan penilaian risiko.
- Menyusun risk register organisasi.
- Mengembangkan strategi mitigasi risiko.
- Membangun budaya sadar risiko.
- Mendukung tata kelola perusahaan yang baik.
─────────────────────────────
FAQ
Apa itu Enterprise Risk Management (ERM)?
ERM adalah pendekatan terintegrasi untuk mengelola seluruh risiko organisasi guna mendukung pencapaian tujuan strategis dan operasional.
Mengapa ISO 31000 penting dalam ERM?
ISO 31000 menyediakan kerangka kerja dan pedoman internasional yang membantu organisasi menerapkan manajemen risiko secara efektif.
Siapa yang perlu mengikuti pelatihan ini?
Direktur, manajer, auditor internal, risk officer, compliance officer, project manager, dan tim tata kelola perusahaan.
Apakah pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan?
Ya. Program inhouse training dapat dikustomisasi sesuai sektor industri, tingkat kematangan organisasi, dan kebutuhan peserta.
─────────────────────────────
Kesimpulan
Enterprise Risk Management (ERM) berbasis ISO 31000 merupakan pendekatan strategis yang membantu BUMN dan perusahaan swasta mengelola risiko secara terintegrasi. Dengan penerapan ERM yang efektif, organisasi dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan ketahanan bisnis, serta memaksimalkan peluang untuk mencapai tujuan organisasi.
Melalui Inhouse Training Enterprise Risk Management (ERM) Berbasis ISO 31000 untuk BUMN dan Perusahaan Swasta, peserta akan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai identifikasi risiko, analisis risiko, penyusunan risk register, strategi mitigasi, serta implementasi ERM yang sesuai dengan praktik terbaik internasional.
Perkuat sistem manajemen risiko organisasi Anda dan tingkatkan tata kelola perusahaan melalui program pelatihan yang aplikatif dan berbasis praktik terbaik internasional. Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan informasi jadwal pelatihan, inhouse training, dan konsultasi program.
📱 0812-6040-4677
🌐 www.improvconsulting.com
📷 @improv.consulting

Inhouse Training Enterprise Risk Management (ERM) berbasis ISO 31000 untuk BUMN dan perusahaan swasta guna meningkatkan tata kelola dan pengelolaan risiko organisasi.
Tag Terkait
Solusi Pelatihan SDM sesuai Kebutuhan Instansi
Frequently Asked Question
Improv Consulting adalah lembaga pelatihan dan pengembangan SDM yang fokus pada peningkatan kompetensi aparatur, karyawan, dan profesional melalui program training, workshop, seminar, dan konsultasi.
Kami menyediakan berbagai program seperti Leadership Training, Softskill & Hardskill Development, In-House Training, Workshop Interaktif, dan Customized Training sesuai kebutuhan instansi maupun perusahaan.
Peserta berasal dari instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, hingga individu profesional yang ingin meningkatkan keterampilan kerja.
Ya, semua program dapat disesuaikan (customized) dengan kebutuhan instansi atau perusahaan agar hasilnya lebih relevan dan efektif.
Metode pembelajaran kami interaktif, praktis, dan berbasis studi kasus, sehingga peserta bisa langsung mengaplikasikan ilmu ke pekerjaan sehari-hari.
Trainer kami adalah para praktisi berpengalaman, akademisi, serta profesional dari berbagai bidang yang memiliki kompetensi di tingkat nasional maupun internasional.
Ya, setiap peserta yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi dan keikutsertaan.
Pendaftaran bisa dilakukan melalui website resmi kami, menghubungi kontak admin, atau bekerja sama langsung melalui penawaran program instansi/perusahaan.